<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Ikatan Alumni Kehutanan USU</title> 
				<description></description>
				<link></link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>IKAHUT USU Memasuki Markas Baru Pada Saat Harla ke-15 Tahun</title>
						                <link>https://ikahut-usu.org/berita/detail/ikahut-usu-memasuki-markas-baru-pada-saat-harla-ke15-tahun</link>
						                <description>MEDAN - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Kehutanan Universitas Sumatera Utara (IKAHUT USU) Melakukan kegiatan Syukuran dan Doa bersama pada Jumat (28/10/2022). Kegiatan ini merupakan sebuah rasa syukur keberkahan atas  hari ulang tahun IKAHUT USU ke 15 dan ditempatkannya markas baru IKAHUT USU di Jalan Melati Raya No 31 B Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang Kota Medan."Ini adalah rumah kita bersama, rumahnya anggota IKAHUT USU. Jadi siapa saja bisa memakainya untuk perkembangan organisasi yang kita cintai ini." Ujar Yudha Lesmana Pohan selaku Ketua Pengurus Pusat IKAHUT USU.Yudha menambahkan bahwa dengan adanya Markas Besar ini, Anggota IKAHUT USU tidak perlu sungkan lagi kembali mengenang masa-masa silam saat kuliah di Fakultas Kehutanan USU sehingga tempat ini dapat menjadi ruang karya bersama para Alumni Kehutanan USU. Dalam melaksanakan syukuran dan doa bersama, Pengurus Pusat IKAHUT mengundang beberapa anak yatim piatu dari panti asuhan padang bulan dan para tamu undangan.Kegiatan ini di mulai setelah Shalat Jumat serta turut mengundang ustad Muhajirin Efendi Situmorang untuk membawakan tausyiah serta doa untuk keberkahan markas baru tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua dewan penasehat IKAHUT USU, Alumni Kehutanan USU, Pengurus Wilayah IKA USU Sumut, Pengurus Fakultas Ilmu Bahasa, Pengurus Fakultas Keperawatan USU dan stakeholder dari PT. Agincount Resources.</description>
					                </item><item>
						                <title>Aksi Kolektif untuk Bumi, IKAHUT USU Ajak Pemuda Lestarikan Alam</title>
						                <link>https://ikahut-usu.org/berita/detail/aksi-kolektif-untuk-bumi-ikahut-usu-ajak-pemuda-lestarikan-alam</link>
						                <description>Medan, tvonenews.com – Ikatan Alumni Kehutanan Universitas Sumatera Utara (IKAHUT USU) bersama Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan menggelar Aksi Kolektif untuk Bumi. Bersama komunitas pemuda, pemerintahan dan stakeholder lainnya, mereka melakukan sejumlah kegiatan di kawasan Sungai Tuntungan, Kelurahan Namogajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sabtu (29/10/2022). Melalui aksi ini, IKAHUT USU ingin memantik kesadaran pemuda pentingnya untuk menjaga kondisi alam, khususnya sungai. “Pemuda harus berkolaborasi menjaga alam. Tentunya, ini akan berdampak baik pada kehidupan kita ke depannya,” ujar Ketua IKAHUT USU, Yudha Lesmana Pohan. Kegiatan yang bergulir sejak pagi itu diisi dengan penebaran bibit ikan, penanaman pohon, arung jeram hingga diskusi interaktif. Kata Yudha, saat ini kondisi alam sangat membutuhkan upaya konservasi. Ancaman krisis iklim yang kian nyata harus menjadi perhatian bersama. Khsusnya pemuda sebagai agen perubahan.“Tentunya, ini tidak akan menjadi momentum seremonial belaka. Kita ingin, melalui kegiatan sederhana ini menjadi pemantik para pemuda, berbuat baik untuk alam lebih banyak lagi. Proses penyadaran harus terus digalakkan. Ke depan, IKAHUT USU akan membangun kolaborasi dalam upaya menjaga lingkungan,” kata Yudha. Aksi kali ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting. Kemudian dilanjutkan dengan arung jeram dari Pantai Wali Kota di Sungai Tuntungan. Beberapa perwakilan dari lembaga dan pemerintahan ikut melakukan penanaman tanaman multiguna atau Multipurpose Tree Species (MPTS). Totalnya, ada 300 bibit MPTS yang ditanam di pinggiran sungai. “Ini hanyalah kegiatan kecil. Namun dampaknya bisa besar jika dikerjakan secara masif. Perlahan, kesadaran masyarakat tentang pentingnya sungai akan timbul. Ketika sungai semakin baik, maka potensi bencana bisa diminimalisir. Bahkan, bisa berdampak ekonomi kepada masyarakat,” imbuh Yudha. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Husni, mengungkapkan, potensi Sungai Tuntungan yang masuk ke dalam Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan ini, bisa dikembangkan dan berdampak positif pada perekonomian masyarakat. “Di sini bisa dijadikan sebagai lokasi objek wisata. Kemudian, kondisi sungainya juga memiliki daya dukung yang baik untuk melakukan aktivitas olahraga seperti arung jeram. Ini tinggal bagaimana bisa dikemas dengan baik. Semua pihak harus berkolaborasi dalam mewujudkannya,” ungkap Husni.Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil I Medan, I Ketut Suarnawa, sempat terkejut melihat potensi Sungai Tuntungan. Dengan letak geografis di selatan Kota Medan, Tuntungan bisa menjadi objek wisata alternatif bagi warga. Dia mengatakan, kondisi lingkungan di kawasan Sungai Tuntungan masih cukup baik, sehingga harus tetap dijaga kelestariannya. “Kita memiliki dana CSR yang mendukung kegiatan-kegiatan berdampak baik pada lingkungan. Kami siap memberikan dukungan,” katanya. (Ayr)</description>
					                </item><item>
						                <title>Pengurus Pusat IKAHUT USU Masa Bakti 2022-2025 Dilantik</title>
						                <link>https://ikahut-usu.org/berita/detail/pengurus-pusat-ikahut-usu-masa-bakti-20222025-dilantik</link>
						                <description>MEDAN, Waspada.co.id – Pengurus Pusat Ikatan Alumni
Kehutanan Universitas Sumatera Utara (PP IKAHUT USU) periode 2022-2025, resmi
dilantik di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu (24/7).Pelantikan
dipimpin Ketua Umum PP IKA USU HR Muhammad Syafi’i. Adapun pengurus IKAHUT USU
yang dilantik, Yudha Lesmana Pohan (ketua umum), Alfi S Siregar (ketua harian),
Tubagus M Siagian (sekretaris), Muhammad BN (bendahara).Hadir dalam pelantikan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diwakili
Kepala Dinas Kehutanan Sumut Harianto, mantan Gubernur Sumut T Erry Nuradi,
Dekan Fakultas Kehutanan USU Dr Rudi Hartono, akademisi USU dan para tamu
undangan.Ketua Umum PP
IKA USU HR Muhammad Syafi’i, mengatakan pelantikan pengurus IKAHUT USU sangat
penting bagi organisasi IKA USU. Sebab, IKA USU akan menyelenggarakan
musyawarah nasional (Munas) II. “Pengurus IKAHUT USU memiliki hak suara satu
suara dalam munas IKA USU yang kedua nantinya,” kata HR Muhammad Syafi’i yang akrab
dipanggil Romo.Dia menyampaikan, dalam Munas I IKA USU hanya ada sembilan suara
yang berhak memilih calon ketua umum yang baru. Suara tersebut berasal dari
pengurus IKA USU Wilayah (provinsi). Namun, seiring berjalannya waktu, IKA USU
Wilayah kini telah bertambah jumlahnya menjadi 10 pengurus. Artinya, memiliki
hak 10 suara.Kemudian,
ditambah IKA USU Fakultas yang disetarakan dengan IKA Wilayah, sehingga punya
hak yang sama dalam Munas. “Saat ini jumlah IKA USU Fakultas yang memiliki hak
suara ada 15, dan ditambah satu suara lagi dari IKA USU Pascasarjana. Jadi,
totalnya sekarang sudah 26 suara yang punya hak pada Munas IKA USU II
mendatang,” ungkap Anggota DPR RI Komisi III ini.Lebih lanjut
Romo menyampaikan, Indonesia memiliki luas hutan sekitar 120 juta hektar. Untuk
itu, kepada pengurus IKAHUT USU yang baru dilantik diharapkan dapat memberikan
sumbangsihnya baik gagasan maupun aktivitas nyata agar hutan Indonesia semakin
indah. Misalnya, menanam bibit pohon atau tanaman yang mampu banyak menyerap
emisi karbon. Disisi lain, juga terus mengkampanyekan agar teknologi tidak lagi
banyak menghasilkan karbondioksida melainkan yang ramah lingkungan.“Jangan sampai
hutan yang ada saat ini semakin sempit atau berkurang luas lahannya akibat ulah
orang-orang yang tak bertanggung jawab. Makanya, keberadaan IKAHUT USU menjadi
penting dalam membantu pemerintah menjaga kelestarian hutan. Tak hanya itu,
terus meningkatkan kualitas dirinya, membangun sinergitas dan jaringan supaya
hutan yang ada benar-benar menjamin kelangsungan hidup masyarakat Indonesia
pada masa akan datang,” pesan Romo.




Ia menambahkan, pengurus IKAHUT USU harus mampu membuat terobosan terhadap
hutan Indonesia yang menjadi salah satu paru-paru dunia. Artinya, hutan
Indonesia tetap lestari dan bisa dinikmati nilai ekonomisnya secara baik.
“Hutan bisa dijadikan destinasi wisata, tetapi tidak merusak hutan itu
sendiri,” tandas Romo.Sementara itu,
Ketua IKAHUT USU Periode 2022-2025 Yudha Lesmana Pohan mengucapkan terima kasih
kepada para pengurus IKAHUT USU karena telah memberikan kepercayaan dan mandat
untuk menjalankan organisasi ini.“Sebuah kehormatan bagi saya dipercaya memimpin IKAHUT USU
selama empat tahun ke depan. Kami akan menjaga kepercayaan yang diberikan
dengan semangat kolaborasi pentahelix menuju IKAHUT USU bermartabat dan jaya.
Ini artinya menuntut peran aktif untuk bekerja sama antara stakeholder untuk
menjadi shareholder. Artinya, berkomitmen dalam berkontribusi demi kemajuan
sektor kehutanan di Indonesia terutama di Sumut,” kata Yudha.Ia berharap ke
depannya IKAHUT USU menjadi lembaga atau wadah profesional bagi seluruh alumni
Fakultas Kehutanan USU. “Kami juga berharap agar alumni Kehutanan USU mengawal
langkah kami dalam menjadikan IKAHUT USU sebagai organisasi profesional. Selain
itu, dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai macam isu kehutanan. Kemudian,
dapat berperan nyata pada sektor kehutanan dan lingkungan hidup di Indonesia,”
ujar Yudha.




Dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut, diisi juga kegiatan diskusi
panel yang mengangkat tema ‘Peran Para Pihak dalam Mendukung Indonesia’s Folu
Net Sink 2030’. Acara yang turut bekerja sama dengan Toba Pulp Lestari ini juga
dilaksanakan secara hybrid.Pada diskusi panel itu,
menghadirkan sejumlah narasumber atau pembicara diantaranya Kepala Dinas
Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Ir. Herianto, M.Si, Dr. Ir. Ruandha Agung
Sugardiman, M.Sc (Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK),
Ronald Hot Marnaek Panjaitan (perwakilan PT Toba Pulp Lestari), dan Dr Alfran
Gunawan Ahmad (akademisi Kehutanan USU). (wol/man/d2)editor: FACHRIL SYAHPUTRA





























 </description>
					                </item><item>
						                <title>Hutan Indonesia Dalam Kondisi Darurat, Ketua Umum PP IKAHUT USU Terpilih Siap Jaga Hingga Lestarikan</title>
						                <link>https://ikahut-usu.org/berita/detail/hutan-indonesia-dalam-kondisi-darurat-ketua-umum-pp-ikahut-usu-terpilih-siap-jaga-hingga-lestarikan</link>
						                <description>Medan, Sumatera Utara – Pengurus Pusat Ikatan Alumni Kehutanan Universitas Sumatera Utara (PP IKAHUT USU) Masa Bakti 2022-2025 resmi dilantik di Hotel Garuda Plaza, Medan, Minggu (24/7/2022). Prosesi pelantikan dipimpin secara langsung oleh Ketua Umum PP IKA USU Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum.Dalam pelantikan tersebut, Yudha Lesmana Pohan resmi dilantik sebagai Ketua Umum PP IKAHUT USU masa bakti 2022-2025, ia menegaskan juga tentang visi dan misinya, termasuk siap menjaga hingga melestarikan hutan Indonesia. Dimana saat ini, kondisi hutan Indonesia dalam kondisi darurat. “Kenapa bisa darurat? karena maraknya illegal loging di Indonesia khususnya Sumatera Utara. Maka dari itu, kami sebagai PP IKAHUT USU masa bakti 2022-2025 siap jaga hingga lestarikan hutan Indonesia,” tegasnya kepada tvonenews.com, Minggu (24/7/2022).Penjagaan hutan dan melestarikan hutan Indonesia ini, ia katakan tidak hanya tugas IKAHUT USU saja, melainkan semua stakeholder. Sebab dengan berkolaborasi memerangi illegal loging, maka paru-paru bangsa kita terjaga dengan lestari.Sambungnya mengucapkan, terima kasih kepada seluruh anggota IKAHUT USU karena telah memberikan kepercayaan dan mandat untuk menjalankan organisasi tersebut."Ini sebuah kehormatan bagi saya dipercaya memimpin IKAHUT USU selama tiga tahun ke depan. Kami akan menjaga kepercayaan yang diberikan dengan semangat kolaborasi pentahelix menuju IKAHUT USU bermartabat dan jaya. Ini artinya menuntut peran aktif untuk bekerja sama antara stakeholder untuk menjadi shareholder. Artinya, berkomitmen dalam berkontribusi demi kemajuan sektor kehutanan di Indonesia terutama di Sumatera Utara," kata Yudha.Ia berharap ke depannya IKAHUT USU menjadi lembaga atau wadah profesional bagi seluruh alumni kehutanan USU. "Kami juga berharap agar alumni kehutanan USU mengawal langkah kami dalam menjadikan IKAHUT USU sebagai organisasi profesional. Selain itu, dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai macam isu kehutanan. Kemudian, dapat berperan nyata pada sektor kehutanan dan lingkungan hidup di Indonesia," ujar Yudha.Dari pantauan tvonenews.com, dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut, diisi juga dengan kegiatan diskusi panel yang mengangkat tema 'Peran Para Pihak dalam Mendukung Indonesia's FoLU Net Sink 2030'. Acara yang turut bekerja sama dengan PT Toba Pulp Lestari ini juga dilaksanakan secara hybrid.Pada diskusi panel tersebut, turut menghadirkan sejumlah narasumber atau pembicara diantaranya Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman, M. Sc., Plt. Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK, Ir. Herianto, M.Si., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Ronald Hot Marnaek Panjaitan, S.Hut., Environment & IMS Manager, PT Toba Pulp Lestari Tbk, Dr. Alfan Gunawan Ahmad, S.Hut., M.Si., Akademisi Fakultas Kehutanan USU, dan Bharaty Sai, Project Manager of BIPOSC, SNV Indonesia serta dimoderatori oleh Sri Wanasari, S.Sos., M.I.Kom., Jurnalis tvOne.Terpisah, Ketua Umum PP IKA USU Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum mengatakan, pelantikan PP IKAHUT USU sangat penting bagi organisasi IKA USU. Sebab, IKA USU akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-II dalam waktu dekat ini. "IKAHUT USU memiliki hak suara (satu suara) dalam munas IKA USU yang kedua nantinya," kata pria yang akrab disapa Romo.Dia menyampaikan, dalam Munas I IKA USU hanya ada sembilan suara yang berhak memilih calon ketua umum yang baru. Suara tersebut berasal dari pengurus IKA USU Wilayah (provinsi). Namun seiring berjalannya waktu, IKA USU Wilayah kini telah bertambah jumlahnya menjadi 10 pengurus. Artinya, memiliki hak 10 suara. Kemudian, ditambah IKA USU Fakultas yang disetarakan dengan IKA Wilayah, sehingga punya hak yang sama dalam Munas. "Saat ini jumlah IKA USU Fakultas yang memiliki hak suara ada 15, dan ditambah satu suara lagi dari IKA USU Pascasarjana. Jadi, totalnya sekarang sudah 26 suara yang punya hak pada munas IKA USU ke-II mendatang," ungkap Anggota Komisi III DPR RI ini.Lebih lanjut Romo menyampaikan, Indonesia memiliki luas hutan sekitar 120 juta hektar. Untuk itu, kepada PP IKAHUT USU yang baru dilantik diharapkan dapat memberikan sumbangsihnya baik gagasan maupun aktivitas nyata agar hutan Indonesia semakin indah. Misalnya, menanam bibit pohon atau tanaman yang mampu banyak menyerap emisi karbon. Di sisi lain, juga terus mengampanyekan agar teknologi tidak lagi banyak menghasilkan karbondioksida melainkan yang ramah lingkungan."Jangan sampai hutan yang ada saat ini semakin sempit atau berkurang luas lahannya akibat ulah orang-orang yang tak bertanggung jawab. Makanya, keberadaan IKAHUT USU menjadi penting dalam membantu pemerintah menjaga kelestarian hutan. Tak hanya itu, terus meningkatkan kualitas dirinya, membangun sinergitas dan jaringan supaya hutan yang ada benar-benar menjamin kelangsungan hidup masyarakat Indonesia pada masa akan datang," pesan Romo.Ia menambahkan, PP IKAHUT USU harus mampu membuat terobosan terhadap hutan Indonesia yang menjadi salah satu paru-paru dunia. Artinya, hutan Indonesia tetap lestari dan bisa dinikmati nilai ekonomisnya secara baik. "Hutan bisa dijadikan destinasi wisata, tetapi tidak merusak hutan itu sendiri," tandas Romo.Untuk diketehaui, dalam pelantikan itu hadir juga Gubernur Sumatera Utara, Letjen (Purn) H. Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Herianto., M.Si., Gubernur Sumatera Utara ke-17, Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi., M.Si, Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Ir. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., IPM, akademisi USU, serta para tamu undangan lainnya. (Bsg/Aag)</description>
					                </item><item>
						                <title>IKAHUT USU Gelar Diskusi Panel Indonesia</title>
						                <link>https://ikahut-usu.org/berita/detail/ikahut-usu-gelar-diskusi-panel-indonesia</link>
						                <description>Ikatan Alumni Kehutanan (IKAHUT) Universitas Sumatera Utara (USU) akan menggelar diskusi panel bertajuk "Peran Para Pihak dalam Mendukung Indonesia's FoLU Net Sink 2030" pada Minggu (24/7/2020) mendatang.Yudha Lesmana Pohan, selaku Ketua Umum IKAHUT USU periode 2022-2025 menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang Indonesia's Folu itu sendiri."Tujuan diskusi panel ini untuk memberi pemahaman tentang Indonesia's Folu (Forestry and other Land use) Net Sink 2030. Disamping itu juga memperkenalkan Ikatan Alumni Kehutanan USU  di masyarakat luas," jelasnya, Jumat (22/7).Ia menyebutkan, dalam kegiatan ini akan membahas peran para stakeholder dalam mendukung Indonesia's FOLU Net Sink itu sendiri."Kolaborasi mewujudkan mimpi besar peraturan Presiden no 98 tahun 2021 tentang penyelenggaraan NEK (Nilai Ekonomi Karbon) untuk mencapai target kontribusi yang ditetapkan secara nasional dan pengendalian emisi GRK (Gas Rumah Kaca) dalam pembangunan nasional. Itu yang jadi target kita dalam penyelenggaraan acara ini," ungkap Yudha.Kegiatan ini akan diisi dengan talkshow bersama Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Anggota Komisi 4 DPR-RI Djarot Syaiful Hidayat, plt Dirjen KLHK, Ruandha Agung Sugardiman, PT Toba Pulp Lestari, Ronald Hot Marnaek Panjaitan, Dosen Kehutanan USU, Alfan Gunawan serta Jurnalis TVone sebagai Moderator, Wanasari."Tak hanya itu, kegiatan ini juga akan mengukuhkan kepengurusan Ikatan Alumni Kehutanan USU dimasa yang akan datang. Kegiatan ini juga dapat disaksikan oleh masyarakat luas melalui live streaming di akun YouTube ikahut usu," tutupnya.</description>
					                </item></channel>
  	</rss>